FOTO KEPALA DINAS

Ir. H. Herman Mahmud, M.Si
NIP. 19630512 199303 1 006

STATISTIK PENGUNJUNG
  • Browser :
  • OS : Unknown Platform
Marak Ilegal Fishing, Riau Minta Bantuan Kapal Patroli ke KKP
Ditulis oleh : Admin - Bidang : Sekretariat

14 Juni 2021 - 10:09:24 WIB

Pekanbaru, 10 Juni 2021 - Provinsi Riau memiliki garis pantai seluas 2.700 kilometer. Namun untuk pengawasan perairan Riau, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau hanya memiliki satu kapal patroli.

Karena itu, Pemprov Riau melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Riau meminta bantuan kapal patroli ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)."Kita minta bantuan kapal patroli ke KKP, karena saat ini kita hanya memiliki satu kapal patroli, sementara wilayah perairan yang luas dan panjang," kata Kepala DKP Riau, Ir. H. Herman Mahmud, M.Si

Dia mengatakan, dengan perairan Riau yang sangat luas, satu kapal patroli tidak akan mungkin mampu mengawasi kapal-kapal ilegal fishing di perairan Riau. "Selain itu kita juga kekurangan sumber daya manusia, dan kita hanya memiliki beberapa tenaga penyidik. Dengan melihat kondisi sekarang, untuk penyidik kapal ilegal fishing ini tidak hanya dari kita, tapi kita dibantu dari TNI/Polri dan KKP," terangnya.

Dia menyatakan, ilegal fishing di Riau marak di perairan Kabupaten Rokan Hilir dan Indragiri Hilir. Namun bukan berarti di kabupaten/kota lainnya tidak ada kegiatan ilegal tersebut.Dia menambahkan, saat ini DKP Riau telah memilki tigas UPT Pengawasan. UPT Tembilahan mengawasi wilayah Inhil dan Pelalawan, UPT Bengkalis membawahi Kepulauan Meranti dan Sikap, UPT Rohil untuk wilayah Rohil dan Dumai.

"Dengan luas dan panjangnya perairan Riau minimal harus ada lima kapal pengawas, jadi setiap UPT harus ada kapal, dan tambah satu lagi untuk perairan Kepulauan Meranti," cakapnya.Untuk diketahui, baru-baru ini KKP menangkap tujuh kapal ilegal fishing asal Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara di perairan Rokan Hilir.

Kemudian sebelumnya, Bakamla RI melakukan penangkapan dua Kapal Ikan Asing (KIA) asal negara Malaysia di Selat Malaka tepatnya di sekitar Pulau Aruwa, Bagansiapiapi, Rokan Hilir (Rohil), Riau pada Maret 2021 lalu.

JAJAK PENDAPAT
Bagaimana menurut anda tentang website tampilan ini??
Sangat Bagus
Bagus
Cukup
Jelek
Sangat Jelek

HASIL POLLING
AGENDA DINAS TERBARU
AGENDA KEPALA DINAS